Subscribe Us

DI TENGAH CARUT MARUT KEHIDUPAN UMAT, PARA PETINGGI SIBUK MENJILAT



#Popro (Pojok Propagandis)


Vivisualiterasi.com - Menjilat, diberi jabatan, dan dijunjung. Ini bukan Oreo, tetapi pola yang sudah menjadi templat dalam dunia politik negeri ini, di mana kepentingan kekuasaan lebih dominan daripada nasib rakyat. Fenomena budaya feodalisme dan taklid politik membuat bangsa ini sulit melangkah maju.

Ketika tokoh ulama dan pimpinan lembaga publik justru sibuk memberikan panggung pengasihan serta legitimasi moral bagi pemegang kekuasaan, independensi dan fungsi kontrol sosial yang seharusnya menyuarakan kebenaran menjadi tumpul. Keagamaan dan simpati umat kerap dijadikan komoditas politik untuk mengamankan dukungan serta mempertahankan status quo.

Selama asas sekuler masih dijadikan pijakan, peran ulama tidak akan pernah dapat objektif murni membela kepentingan rakyat, melainkan tersandera oleh kepentingan elit politik dan pemilik modal.

Sudah saatnya negeri ini keluar dari cengkeraman sistem sekuler menuju solusi Islam yang hakiki. Hanya dengan mencabut sistem sekuler-kapitalisme dan menerapkan Islam secara kaffah, harkat ulama akan terjaga dan kesejahteraan umat dapat terwujud tanpa praktik transaksional.[] Aubi Atmarini Aiza (Novelis)

Posting Komentar

0 Komentar