Subscribe Us

LUCU: KORUPTOR KEBAL HUKUM DI NEGARA HUKUM



#Popro (Pojok Propagandis)


Vivisualiterasi.com - Di negara hukum yang "katanya" menjunjung tinggi hukum, ternyata para penegak hukumnya bermain-main dengan hukum. Drama beberapa hari terakhir terkait pembongkaran brankas dengan temuan emas dan uang berlimpah disebut belum cukup untuk membuktikan bahwa seorang pejabat tinggi layak dihukum.

Kita semua memahami bahwa bukan hanya Febrie Ardiansyah pejabat yang memiliki kelimpahan harta di negeri ini. Namun, berkali-kali kita diperlihatkan betapa tidak tegasnya hukum di negeri ini terhadap koruptor. Padahal dalam kasus ini sempat terbit harapan rakyat kepada penguasa untuk menindak tegas koruptor. Akan tetapi, lagi-lagi rakyat harus kecewa.

Betapa sakitnya negeri ini. Di tengah kesulitan ekonomi yang mencekik rakyat kecil, para pejabat justru bergelimang harta, hidup mewah, dan sibuk menghina rakyat. Padahal sumber pendapatan negara 80% berasal dari pajak rakyat yang sedang terseok-seok itu.

Selama Indonesia masih menggunakan sistem yang sama, pemberantasan korupsi hanya akan menjadi mimpi. Hal ini jauh berbeda dengan hukum Islam, di mana korupsi akan ditindak tegas dan dibasmi hingga ke akarnya.[] Aubi Atmarini Aiza (Novelis)

Posting Komentar

0 Komentar