Subscribe Us

KORUPSI DAN LGBT: DUA PERSOALAN, SATU AKAR KERUSAKAN


#Popro (Pojok Propagandis)


Vivisualiterasi.com - Kemarahan rakyat terus menguat. Harga kebutuhan pokok naik, lapangan kerja semakin sempit, utang negara bertambah, sementara korupsi belum tertangani secara tuntas. Di tengah tuntutan agar pemerintah membenahi persoalan tersebut, perhatian publik justru bergeser pada isu penyebaran budaya LGBT yang disebut sebagai ancaman negara.

Penyimpangan seksual memang merupakan persoalan yang harus dicegah. Negara berkewajiban melindungi masyarakat dari berbagai bentuk penyimpangan moral. Namun, yang patut dicermati adalah momentum kemunculan isu tersebut. Ketika masyarakat menuntut penyelesaian masalah ekonomi dan korupsi, ruang publik justru dipenuhi perdebatan moral sehingga perhatian terhadap persoalan utama menjadi berkurang.

Peralihan fokus tidak akan menghapus korupsi, memperbaiki ekonomi, ataupun meringankan beban rakyat. Dalam pandangan Islam, kerusakan ekonomi, politik, dan moral berakar pada kehidupan yang tidak diatur dengan syariat Allah. Selama hukum dan kebijakan tidak dibangun di atas aturan-Nya, korupsi akan terus tumbuh, ketimpangan ekonomi semakin lebar, dan penyimpangan moral sulit diberantas. 

Karena itu, penyelesaian harus menyentuh akar persoalan, bukan sekadar mengalihkan perhatian masyarakat.[]Gien Rizuka

Posting Komentar

0 Komentar