#Popro (Pojok Propagandis)
Vivisualiterasi.com - Ironis, di tengah gembar- gembor feminisme menyuarakan kebebasan dan kesetaraan perempuan, sementara di sisi lain menganggap hukum Islam kurang ‘berpihak’ kepada perempuan, kasus pelecehan dan kekerasan terhadap anak-anak dan perempuan justru meningkat. Bahkan berdasarkan data di lapangan kejahatan terhadap anak-anak dan perempuan makin sadis dan makin ekstrem.
Banyak faktor yang menjadi pemicu kejahatan tersebut semisal masalah dendam, ekonomi, pengaruh media digital, gaya hidup hedonisme, dan sebagainya. Namun demikian, tidak hanya faktor pemicu akan tetapi akar persoalan sebenarnya perlu kita cermati pula. Adanya pemisahan agama dari kehidupan menyebabkan hawa nafsu mendominasi pengaturan dalam segala lini kehidupan. Standar halal haram tidak lagi diperhatikan, hukum yang harusnya memberi efek jera tidak didapatkan serta negara yang seharusnya memberikan jaminan keamanan juga tidak banyak berperan.
Akibatnya, masalah kemanan seolah eksklusif milik orang berduit atau yang memiliki kuasa, itu pun tidak sepenuhnya terjamin. Sedangkan masyarakat mayoritas harus melindungi diri mereka sendiri. Inilah wujud nyata betapa sistem Kapitalisme gagal memberikan perlindungan dan keamanan.[] Ulif Fitriana


0 Komentar