#Popro (Pojok Propagandis)
Vivisualiterasi.com - Komentar tidak berempati tenaga kesehatan kepada pasien BPJS tidak hanya melanggar kode etik profesi, tetapi juga menunjukkan adanya cacat kepribadian. Kepribadian yang cacat ini lahir dari pola pikir dan pola sikap yang tidak Islami. Hal ini disebabkan oleh sistem pendidikan hari ini yang gagal membentuk karakter kepribadian Islam.
Di sisi lain, kesehatan saat ini diperlakukan layaknya komoditas bisnis atau asuransi komersial yang orientasinya adalah keuntungan. Hal ini tentu sangat merugikan rakyat. Karena sejatinya kesehatan adalah hak dasar rakyat yang dijamin oleh negara, bukan dibebankan kepada rakyat itu sendiri.
Dalam sistem jaminan kesehatan Islam, negara bertanggung jawab penuh menyediakan layanan kesehatan, tenaga medis, dan fasilitas kesehatan yang merata dan berkualitas, serta dapat diakses oleh seluruh warga secara cuma-cuma. Semua pembiayaan itu berasal dari Baitul Mal yang dananya bersumber dari pengelolaan harta milik umum.
Pada masa Kekhilafahan Islam, pemerintah bahkan menyediakan rumah sakit keliling, lengkap dengan tenaga medis dan obat-obatan untuk menjangkau masyarakat di pelosok atau daerah terpencil.[] Dwi Lestari


0 Komentar