Subscribe Us

IRONI MBG: ANGGARAN BESAR, MASALAH BESAR



#Popro (Pojok Propagandis)


Vivisualiterasi.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga hari ini belum menyentuh akar persoalan stunting dan gizi buruk. Di Papua, yang merupakan salah satu wilayah dengan angka stunting tinggi, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru tersedia sekitar 10%. Di sisi lain, ditemukan 414 SPPG yang tidak beroperasi, tetapi tetap menerima alokasi anggaran. Kondisi ini menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan program lebih berorientasi pada penyerapan anggaran daripada penyelesaian masalah gizi masyarakat.

Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk MBG dan program populis lainnya juga dikhawatirkan mengurangi perhatian terhadap sektor penting seperti pendidikan dan layanan kesehatan, terutama di wilayah 3T. Akibatnya, kebutuhan mendasar ibu dan generasi muda berisiko terabaikan.

Dalam sistem kapitalisme dan demokrasi lahirlah kebijakan yang lebih berorientasi pada pencitraan politik, kepentingan elite, dan tingginya biaya kontestasi kekuasaan daripada kesejahteraan rakyat.

Sebaliknya, Islam memandang pemimpin sebagai raa'in (pengurus rakyat) yang bertanggung jawab di hadapan Allah atas setiap kebijakan. Karena itu, seluruh kebijakan diarahkan untuk mewujudkan kemaslahatan rakyat dan menyelesaikan persoalan secara nyata, bukan sekadar mengejar popularitas atau kepentingan politik.[] Muliana, S.Pd.

Posting Komentar

0 Komentar