#Popro (Pojok Propagandis)
Vivisualiterasi.com - Beginilah lika-liku hidup dalam sistem Barat Kapitalis yang masuk ke dalam negeri ini. Sudahlah rakyat dipajaki, baru mau memulai usaha sudah dipersulit dengan pelemahan rupiah karena pasar dikuasai oleh para pemilik modal yang sesuka hatinya mempermainkan harga.
Indonesia yang masih mengimpor kedelai dan anjloknya kurs rupiah terhadap dolar juga berimbas ke rakyat. Jadi pedagang tempe, harga kedelai dan plastik naik. Akhirnya untuk mengatasi kenaikan itu dengan memperkecil ukuran tempe yang jelas mengurangi kebutuhan masyarakat. Artinya, negara gagal dalam menopang kebutuhan usaha rakyat.
Rakyat sudah tidak sabar menunggu sistem yang sempurna yaitu Islam. Dalam Islam alat tukar uang yang digunakan adalah mata uang emas dan perak sehingga nilainya stabil dan tidak mudah dipermainkan. Islam akan memproduksi kedelai sendiri tanpa bergantung pada impor, serta menjaga dan melindungi usaha kecil rakyat dengan memudahkan pengadaan bahan baku. Inilah pentingnya perjuangan menegakkan syariat Allah yang akan menyejahterakan seluruh umat.[] Mariyam Sundari (Pengamat Kriminal)


0 Komentar