Subscribe Us

DINAMIKA KABINET DI TENGAH TUNTUTAN KEPENTINGAN


#Popro (Pojok Propagandis)


Vivisualiterasi.com - Pemecatan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan yang begitu tiba-tiba masih jadi perbincangan hangat di ranah publik. Banyak yang menilai, biang masalah pencopotannya adalah hubungan internal pemerintahan sendiri sudah tidak solid lagi. Komunikasi antar-Kementerian Keuangan, Ditjen Pajak, dan Bea Cukai sudah tidak lagi sejalan. Ini bukan cuma urusan administrasi, tetapi telah merembet pada kestabilan keuangan negara.

Wajar saja, dalam sistem kapitalisme kursi Menkeu merupakan kedudukan yang lumayan panas. Di sana telah berkumpul kepentingan para elite dan pemilik modal besar. Hal ini wajar karena Menkeulah yang memegang anggaran negara yang jumlahnya tidak main-main. Maka desakan dan tuntutan untuk mengikuti arus kepentingan mereka pasti selalu ada. Jika terdapat menteri yang ingin tetap lurus dan tidak mau ikut dalam permainan mereka, tentu benturan pasti akan terjadi.

Walhasil, dilengserkannya Purbaya telah menjadi sinyal bahwa cengkeraman oligarki di negeri ini masih sangat kuat. Ini bukan sekadar pergantian individu di kabinet. Namun, ini adalah bukti bahwa negara ini masih disetir oleh kepentingan korporasi. Jika polanya terus begini, maka jangan heran apabila rakyat makin apatis dan tidak lagi percaya pada janji kebijakan prorakyat karena nyatanya kebijakan lebih sering pro-oligarki.[] Gien Rizuka

Posting Komentar

0 Komentar